Air mani, Air Liur Unta, Daging Keledai Negeri & Hukumnya

1 min read

Air Mani Dan Hukumnya
0
()

Air mani, Air Liur Unta, Daging Keledai Negeri & Hukumnya – Pada Lembaran ini kami Dutadakwah akan menerangkan mengenai hukum Air mani. Demikian juga masalah air liur Unta.

Air mani, Air Liur Unta, Daging Keledai Negeri & Hukumnya

Barangkali masih ada di antara kita yang masih belum seberapa tahu pasti tentang hukum air mani. Demikian pula hokum air liur Unta. Oleh karena itu mari kita sama-sama baca penjelasannya di bawah ini.

Mukadimah

السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بِسْمِ اللهِ  الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، الحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، الصَّلَاةُ وَ السَّلامُ  عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ:  أَمَّا بَعْدُ

Puji dan Syukur mari senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Shalawat dan Salam Allah semoga tetap tercurah ke haribaan Nabi Agung Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam. Pembaca yang dirahmati Allah, dalam artikel ini kami akan sampaikan beberapa keterangan mengenai hokum air mani dan juga hokum air liur Unta termasuk juga kami tambahkan tentang daging keledai negeri.

Hukum Air mani

Air mani hukumnya suci. Jadi seandainya ada sisa-sisa pada kain atau sarung kemudian terbawa shalat, maka shalatnya tetap sah. Demikian juga seandainya air mani yang sudah mengering pada kain dan belum sempat tercuci lalu terbawa shalat, maka shalatnya tetap sah.

Air Mani Tidak Najis

Jika sperma sampai kering terbawa shalat, maka shalatnya tetap shah karena air mani itu tidak najis.

Baca Juga :  Doa Qunut Subuh, Nazilah dan Witir (Pembahasan Lengkap)

Diterangkan dalam sebbuah hadits sebagai berikut:.

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْسِلُ الْمَنِيَّ ثُمَّ يَخْرُجُ إلَى الصَّلَاةِ فِي ذَلِكَ الثَّوْبِ وَأَنَا أَنْظُرُ إلَى أَثَرِ الْغَسْلِ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Artinya: ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah mencuci pakaian bekas kami, lalu keluar untuk menunaikan shalat dengan pakaian tersebut, dan saya masih melihat bekas cucian itu. Muttafaq Alaihi.

وَلِمُسْلِمٍ : لَقَدْ كُنْت أَفْرُكُهُ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرْكًا فَيُصَلِّي فِيهِ

Artinya: Dalam Hadits riwayat Muslim: Aku benar-benar pernah menggosoknya (bekas mani) dari pakaian Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, kemudian beliau sholat dengan pakaian tersebut.

Air Liur Unta Suci

Unta pada masa Rasulullah adalah termasuk juga kendaraan. Umumnya hamper semua bintang ada air lirnya. Kita tahu Air liur anjing itu najis berat. Tapi tidak demikian dengan air liur unta. Termasuk juga hewan-hewan selain dari anjing dan babi.

Terjadi pada waktu wuquf di Arafah air liur unta menetes pada pundaknya Amr Ibnu Khrijah. Sebagaimana dalam sebuah hadits sebagai berikut:.

وَعَنْ عَمْرِو بْنِ خَارِجَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : خَطَبَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِنًى وَهُوَ عَلَى رَاحِلَتِهِ وَلُعَابُهَا يَسِيلُ عَلَى كَتِفِي أَخْرَجَهُ أَحْمَدُ وَالتِّرْمِذِيُّ وَصَحَّحَهُ

Artinya: Dari Amru Ibnu Khorijah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah pada waktu kami di Mina sedang beliau di atas binatang kendaraannya, dan air liur binatang tersebut mengalir di atas pundakku. Dikeluarkan oleh Ahmad dan Tirmidzi, dan dinilainya hadits shahih.

Hukum Daging Keledai Negeri

 Daging keldai negeri itu dihitung kotor dan haram dagningnya. Rasulullah mengaskan sebagai berikut:.

Baca Juga :  8 Jenis Surga dan Tingkatannya Dalam Islam

وَعَنْهُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : لَمَّا كَانَ يَوْمُ خَيْبَرَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَا طَلْحَةَ فَنَادَى إنَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يَنْهَيَانِكُمْ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ فَإِنَّهَا رِجْسٌ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Artinya: Darinya (Anas Ibnu Malik r.a), dia berkata: “Ketika hari perang Khaibar Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan Abu Thalhah, kemudian beliau berseru: “Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya melarang engkau sekalian memakan daging keledai negeri (bukan yang liar) karena ia kotor”. Muttafaq Alaihi.

 

"<yoastmark

Demikian Uraian singkat Dutadakwah mengenai; Air mani, Air Liur Unta, Daging Keledai Negeri & Hukumnya – Mudah-mudahan uraian ini bermanfaat bagi pembaca dan kita semua. Abaikan saja penjelasan ini jika pembaca merasa tidak pas. Wallahl-Muwafiq, wa A’lamu bish-showab.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5