Berperilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Ajaran Islam

2 min read

Berperilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Ajaran Islam
5
(1)

Berperilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Ajaran Islam – Para Pelajar, Santri dan Pembaca sekalian kali ini Dutadakwah akan sampaiak tentang Beperilaku terpuji. Dalam Ajara Islam tentunya sudah merupakan perintah untuk Bertindak lurus dan terpuji.

Berperilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Ajaran Islam

Dalam pada ini kami aka menerang dalil-dali yang memerintahkan perihal tersebut. Dan untuk lebih jelasnya maka baca sampai selesai uraiannya di bawah ini.

Mukadiamh

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

الـحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ الْقُرْأَنَ هُدًى لِّلنَّاسِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِ الـمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ

Segala Puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah telah menurunkan Al-qur’an sebagai petunjuk untuk sekalian ummat manusia. Shalawat, Salam semoga tetap tercurah ke haribaan Nabi Agung Muhammad ﷺ. Pembaca yang kami banggakan berikut ini uraian tentang Berperilaku Terpuji atau bertindak lurus.

Berperilaku Terpuji

Rasulullah Muhammad ﷺ diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak. Oleh karenanya kita sebagai ummatnya tentu sudah menjadi keniscayaan agar mengikutinya. Dengan akhlak yang baik, maka akan terlihat dari sikap, ucapan, perbuatan, gaya hidup dan yang lainnya. Ketika Perilaku seseoranga sudah terhiasi dengan akhlak mulia, maka sudah pasti ia akan berperilaku terpuji. Dalam Istilah Santri dikatakan : “Hamidan fid-dinia sa’idan fil-akhirah” artinya Terpuji di dunia dan bahagia di akhirat.

Bertindak Lurus

Dalam Hal ini Allah Ta’ala berfirman:

Baca Juga :  Qurban Nadzar : Hukum Memakan Dagingnya Bagi Yang Bresangkutan.

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ، القرأن سورة هود : ١١٢

Artinya: “Maka  bertindak  luruslah engkau sebagaimana  engkau diperintahkan”. (Hud: 112)

Allah Ta’ala berfirman pula:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ، القرأن سورة فصلت : ٣٠

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan bahawa Allah adalah Tuhan kita semua, kemudian mereka itu bertindak lurus – berpendirian teguh, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka – dan berkata: ” Janganlah engkau semua takut dan jangan pula merasa sedih dan terimalah berita gembira memperoleh syurga yang telah dijanjikan kepadamu semua. (QS. Fushshilat : 30)

نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ،  نُزُلاً مِّنْ غَفُورٍ رَّحِيمٍ،  القرأن سورة فصلت : ٣١ – ٣٢

Artinya: “Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. “Hidangan dari Tuhan yang Maha Pengampun dan Penyayang”. (QS. Fushshilat : 31- 32)

Kekal Di dalam Syurga

Orang yang Mengakui Allah sbagai tuhannya lalu bertindal lurus berkelakuan terpuji maka dai akan kekal di dalam syurganya Allah. Sebagaimana Allah berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ، أُوْلَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاء بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ، القؤأن سورة الأحقاف : ١٣ – ١٤

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. al-Ahqaf : 13-14)

Baca Juga :  Alam Kubur : 7 Perkara Yang Dapat Meneranginya

Berpegang pada kebenaran

Dalam hadits diterangkan:

وَعَنْ أَبِيْ عَمْرٍو. وَقِيْلَ: أَبَيْ عَمْرَةَ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قُلْتُ: يَا رَسُول اللَّهِ قُلْ لِيْ فِي الْإِسْلَامِ قَوْلًا لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا غَيْرَكَ. قَالَ: قُلْ آمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ، رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya:  Dari Abu ‘Amr, ada yang mengatakan namanya Abu ‘Amrah, Sufyan bin Abdullah r.a., katanya: “Saya bertanya: Ya Rasulullah, katakanlah padaku dalam Islam tentang suatu ucapan yang saya tidak akan menanyakan lagi pada seseorang selain Tuan”.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Katakanlah, saya beriman kepada Allah kemudian bertindak luruslah, berpegang teguhlah pada kebenaran”. (Riwayat Muslim) dikutip dari kitab Riyadhush-sholihin.

Pengertian Bertindak Lusru

Maksudnya bertindak lurus itu ialah:

Kalau kita telah mengaku beriman pada Allah, hendaklah kita jangan segan berlaku yang benar dan jujur, misalnya benar-benar memperjuangkan cita-cita Islam. Maka jangan hanya menamakan dirinya itu seorang Islam sekadar hanya pengakuan kosong belaka, tetapi berlakulah yang benar sebagai seorang Muslim.

Sikap Kederhanaan

 Sikap sederhana adalah sipat yang baik sebgaimana dijelasakan dala sebuah haidts:

عَنْ أبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «قارِبُوا وَسَدِّدُوْا، وَاعْلَمُوا أنَّهُ لَنْ يَنْجوَ أَحَدٌ مِنْكُمْ بِعَمَلِهِ» قَالُوْا: وَلَا أَنْتَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: «وَلَا أَنَا، إلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِيَ اللهُ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ». رواه مسلم

Artinya:  Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Rasulullah ﷺ  bersabda: “Bersengajalah secara sederhana – tidak sangat muluk-muluk ataupun teledor – dan bertindak luruslah. Juga ketahuilah bahawasanya tidak seseorang pun yang dapat selamat kerana amalnya”. Para sahabat bertanya: “Sekalipun Tuan sendiri juga tidak – dapat diselamatkan oleh amalnya – ya Rasulullah?”. Beliau ﷺ . menjawab:. “Sayapun tidak dapat, kecuali jikalau Allah menutupi diriku – memberikan kurnia padaku – dengan rahmat daripadaNya serta dengan keutamaanNya”. (Riwayat Muslim)

Baca Juga :  Tafakur : Memikirkan Keagungan Makhluk Allah & Kerusakan Dunia

Perkataan Ulama Tentang Istiqamah

Para ulama berkata: Makna istiqamah, iaitu tetap taat kepada Allah Ta’ala.

Mereka mengatakan bahawa istiqamah itu adalah termasuk dari golongan jawami’ul kalim – yakni sedikit kata-katanya tetapi luas pengertiannya – dan istiqamah itulah yang merupakan kenizhaman segala perkara.

Contoh sifat terpuji

21 contoh sifat terpuji adala seperti:

  1. Jujur.
  2. Sabar.
  3. Penolong.
  4. Tilwah Alquran.
  5. Pema’af.
  6. Bersedekah.
  7. Shalat.
  8. Zakat.
  9. Puasa.
  10. Berdzikir
  11. Makan/minum dengan tangan kanan
  12. Memulai Kegiatan baik dengan Bismillah
  13. Tidak menghina orang lain
  14. Senyum
  15. Berkata-kata yang baik
  16. Rendah Hati
  17. Mengajak kepada Kebaikan
  18. Adil
  19. Bershalawat
  20. Mengakhiri dengan Alhamdulillah
  21. Senantiasa Berdoa setiap masuk dan keluar rumah
Berperilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Ajaran Islam
Berperilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Ajaran Islam

Demikian Materi Ringkas tentang; Berperilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Ajaran Islam. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Mohon Abaikan saja uraian kami ini, jika pembaca tidak sependapat.Terima kasih atas kunjungannya. Wallahu A’lamu bish-showab.

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5